Mar 28, 2015

Masa Kecil

Saat masih kecil, aku tak sabar ingin menjadi dewasa. Melihat dunia, memilih semuanya sendiri, dan membuat karya-karya mengagumkan. Saat besar, aku sadar bahwa menjadi dewasa juga berarti menjadi seseorang yang bertanggungjawab penuh atas hidupnya, menjadi dewasa juga berarti menjadi seseorang yang bijaksana. Sesekali aku mengingat lagi masa kecil yang begitu bebas. Bebas bermain semauku, bebas tidur sepuasku, tanpa ada yang akan memarahi atau komplain. Hehe.

Ah, itulah mungkin penyakit manusia. Saat pagi ia merindukan petang. Saat petang tiba, ia ingin kembali berjumpa pagi. Bagaimana pun, masa lalu tak akan terulang. Yang kumiliki adalah hari ini, hari yang penuh kejutan dan tentu saja tantangan. Tentu saja aku masih bisa menjadi ‘anak kecil’. Bukan dalam hal fisik, tapi dalam perkara semangat, sikap pantang menyerah, dan ceria yang dimiliki semua anak-anak .



Wanita Lebih Hebat Dari Pria

Wanita dan pria pada dasarnya merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang unik dan harus saling melengkapi. Anatomi dan karakter yang berbeda membuat kedua makhluk ini memiliki perbedaan dalam cara berpikir dan cara memandang sesuatu. Tak selalu kamu pria berada di atas kaum wanita, begitu juga sebaliknya. Wanita dan pria memiliki kelebihan dan kekerangan masing-masing. Ada saatnya kelebihan wanita menonjol, ada saatnya pula kelebihan pria sangat nampak. Namun, pada beberapa hal di bawah ini harus diakui bahwa wanita lebih hebat dari pria. Berikut ini fakta bahwa wanita lebih habat dari pria.

Mengendalikan stress
Seperti kita tahu bahwa wanita adalah makhluk yang di dominasi oleh perasaan dan emosionalnya. Pada saat stress, wanita akan meluapkan emosionalnya dengan menangis atau berteriak. Namun, setelah itu, mereka cenderung lebih stabil dan berpikir jernih. Wanita lebih cepat mengobati stresnya dengan luapan perasaan. Penelitian telah menunjukkan bahwa dalam derajat stres yang sama wanita dapat mengerjakan tes kecerdasan jauh lebih baik daripada pria. 

Mempertahankan hubungan
Wanita cenderung lebih berkomitmen dalam suatu hubungan. Ketika menemukan cinta yang serius maka mereka akan berjuang keras mempertahankan hubungan. Mereka rela melakukan segalanya untuk mempertahankan sebuah hubungan. 

Berkomunikasi
Wanita memang ditakdirkan lebih banyak berbicara dibanding pria. Mereka bisa menggambarkan dengan perasaannya jauh lebih baik daripada pria. Otak wanita dapat memproses dan menganalisa lebih banyak kata daripada otak pria. Mereka juga dapat mendalami perasaan dan emosi jauh lebih dalam daripada pria. OLeh karena itu tak dapat dipungkiri bahwa kemampuan berkomunikasi wanita memang lebih baik.

Mengatur keuangan
Wanita cenderung lebih teliti dan hati-hati. Terutama menyangkut keuangan. Mereka teliti dalam membuat alur perencanaan keuangan dengan baik. Maka tak heran jika urusan uang dalam rumah tangga diserahkan pada wanita. Karena dalam hal ini mereka lebih hebat 
daripada pria.

Multitasking
Inilah kehebatan wanita yang paling spektakuler. Mereka dapat mengerjakan berbagai hal dalam satu waktu sekaligus tanpa hilang konsentrasi. Seorang wanita mampu memasak, mendengarkan curhat melalui telepon, dan mengasuh anaknya dalam saat yang bersamaan. Mereka dapat membagi fokus dalam banyak hal tanpa kekacauan di otak. 

Ingatan yang tajam
Wanita lebih tajam dalam mengingat berbagai hal. Mereka selalu ingat tanggal pertama kali bertemu, jadian, menikah, dan momen penting wanita jauh lebih baik daripada pria. Oleh karena itu, pria juga harus waspada karena ingatan tajam ini juga bekerja sangat baik saat harus mengingat kesalahan apa saja yang telah dibuat pasangannya selama ini. Maka berhati-hatilah membuat kesalahan karena mereka akan mengingatnya.

Nah, itu tadi fakta kehebatan wanita dibandingkan pria. Wanita juga memiliki kehebatan yang lain. Apa lagi kalau wanita bisa menulis dan ngerti semua programnya berarti tambah hebat lagi donk. Kalau dijaman sekarang yang bisa menulis disini tidak hanya pria saja, tapi saya sebagai wanita harus bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Karena hasil karya tidak bisa dibeli di toko manapun. makanya, dari pada kalian ngrumpi, gak pria, gak wanita suka ngomongin orang rempong sana sini, ngejelekin hasil karya orang lain. Padahal yang suka ngomongi, mencela dan merendahkan hasil karya orang lain, belum tentu bisa bikin loh, tapi sok tau. Dari sekarang anda sebagai wanita berkaryalah yang positif dan bermanfaat. Tapi tetap tau diri sebagai wanita, karena pasanganmu adalah pendukung utama terhebat. Seperti mas Paijoku tersayang pendukungku yang luar biasa hebatnya.hehehe.....

Diakui atau tidak, sebagian besar wanita memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan pria. Maka jangan anda sia-siakan. 
Apakah Anda juga demikian?



Mar 27, 2015

Semua Akan Berlalu


Aku sedang mengamati rumah yang masih berbentuk tumpukan batu bata merah dan adonan semen itu. Rumah yang sedianya memiliki ruang tamu kecil ini akan aku jadikan lebih filosofis. Beberapa hari yang lalu aku sedang mempersiapkan sebuah typografi dalam bahasa arab dan bahasa inggris sebagai terjemahannya.

Di salah satu dinding akan ku buat grafitynya, bertuliskan "Everything shall pass" dengan bahasa arab diatasnya dan tulisan kecil dalam bahasa Inggris. Kelak kalimat itu akan menjadi kalimat paling baik menurutku untuk menjadi pengingat setiap kali aku membuka pintu rumah.

Bahwa di luar rumah sana ada kebahagiaan dan juga ada kekecewaan. Aku berharap ketika pulang ke rumah dan membacanya, berdiri di depannya, membacanya dengan lebih tenang. Aku akan percaya bahwa semua itu pasti akan berlalu. Agar aku menjadi seorang yang bila bahagia tidak terlalu berlebihan, karena semua itu pasti berlalu. Pun bila sedih, tidak berlebihan karena semua itu akan berlalu juga.

Bila kelak rumah ini tidak lagi dihuni sendiri, tentu saja dengan suami dan anak-anak. Bila kami sedang bertengkar, tidak berlama-lama karena semua itu pasti berlalu. Karena ada kehidupan berikutnya yang harus segera disiapkan, tidak berlama-lama dalam kondisi terpuruk. Segala sesuatu akan terlewati. Siap-tidak siap. Segala sesuatu yang sedang terjadi dalam hidup ini akan berlalu. Tidak ada yang benar-benar abadi kecuali amalan-amalan baik.

Harta yang ku kumpulkan banyak-banyak ini pun akan berlalu begitu saja bila tidak aku amalkan dengan baik. Bila nanti aku dan keluarga memiliki limpahan kebahagiaan, kami tidak terlalu berlebihan mengungkapkannya dihadapan orang banyak agar tidak menyakiti hati mereka yang mungkin tidak seberuntung keluarga kami.

Everything shall pass. Bahkan orang-orang yang paling ku cintai pun pada akhirnya akan pergi. Tidak bisa benar-benar mengabadikannya dalam hidup ini. Aku harus selalu siap pada kehilangan, selalu siap pada segala sesuatu yang menjadi titipan ini diambil lagi oleh pemiliknya.

Konsep gambar itu aku bentang di depan rumah yang belum jadi ini. Kelak rumah ini akan memberi banyak arti bagi siapapun yang tinggal dan berkunjung di dalamnya. Rumah ini akan menjadi tempat ilmu pengetahuan singgah dan tinggal. Rumah ini akan menjadi pintu rejeki untuk banyak orang, tidak hanya keluargaku. Rumah ini akan menjadi tempat berteduh para malaikat.

Aku tidak pernah membayangkan lagi rumah seperti apa yang akan ku bangun, ternyata membangun isi rumah jauh lebih penting daripada membangun rumah secara fisik. Rumah yang berisi buku-buku, lantunan kitab suci al-Quran, shalat berjamaah, dan diskusi-diskusi ilmu. Aku akan membangun isi rumah ini dengan perencanaan yang lebih baik mulai hari ini.

Aku menggulung konsep grafity itu dan memasukkannya lagi ke dalam tas. Aku berbalik, menatap langit, dan melangkah pasti untuk kembali mencarimu.



Papuma

 Emang bener pantai itu romantis. Pasir, awan, senja matahari, desiran ombak, semuanya mencampurkan romansa yang bahkan bisa melenyapkan keletihan seketika. Bikin diri ini captivated. Bikin diri ini kepengen mengabadikan setiap momen yang tertangkap mata. Bikin diri ini ingin menengguk segala keindahan yang tersaji. Bikin diri ini lupa diri, lupa waktu, bahkan lupa bernapas normal saking kagumnya. Bikin diri ini ingin terjebak selamanya dalam kemegahan karya artistik Tuhan.

Pantai Papuma.

Kamu itu menarik. Padahal kamu tersembunyi.

Kamu itu asik. Padahal kamu sederhana.

Kamu bikin saya kangen, kangen mengunjungi kamu.

Tapi terima kasih, karena bikin saya melihat dan merasakan kebesaran Tuhan. Yang sebelumnya cuma terlontarkan ketika di tempat ibadah. Dan makasih karena telah membuat saya melihat begitu banyak wajah Tuhan, di awan ketika saya tidur terbaring di karang.

Saya pasti mengunjungi kamu dilain waktu. Dan saya menunggu surprise kamu berikutnya, dengan segala romantisme yang kamu miliki. 



Bohong



Menjadi dewasa itu tidak mudah. Kadang, kita tidak mau jujur pada diri sendiri. Kadang, kita membohongi hati hanya untuk menghibur diri. Hanya karena kita belum bisa menerima. Kadang, kita terpaksa berbohong kepada orang lain, padahal niatnya tidak begitu. Dan, sebenarnya kita tahu, sebagai seorang muslim, pada dasarnya berbohong itu dosa, walau ada bohong yang dibolehkan juga. Kalau ingat ini, jadi suka menertawakan diri sendiri juga. Jujur kepada orang lain itu mudah,walaupun yang bersedia mendengarkan kejujuran kita juga bisa dihitung dengan jari. Tidak semua orang siap dengan kejujuran. Sebagian besar justru nyaman dengan kebohongan. Mungkin, mereka(kita) lelah. Karena, selama ini tidak ada yang mengapresiasi kejujuran mereka(kita). 

Sebenarnya, kita terlalu sering membohongi diri sendiri. Berdalih untuk menyenangkan hati orang lainlah, tidak mau membuat teman terlukalah, atau bahkan, tidak atau belum mampu menerima dan melepaskan. Jadinya, seenak-enak saja kita membohongi diri sendiri. Pun, kadang kita menikmatinya. Hanya untuk menghibur diri. Naif memang. Kadang, menolak kenyataan itu lebih mudah daripada menerimanya. Padahal, nyatanya, itu untuk ujian naik level kehidupan, dan kitanya yang terlalu sombong tidak menerimanya,makanya kita lejih sering berbohong pada diri sendiri.

Ah, bohong memang mudah. Membuat dosa itu mudah. Yang sulit itu membersihkan dosa. Entah seberapa besar usaha kita untuk berkata jujur, tak peduli kata orang, meski mereka masih menganggap kita tidaklah jujur, ya cuek saja. Siapa pula mereka. Kita hanya mencoba menjadi lebih baik, perkara berhasil atau tidak, biarlah Allah yang menilai. 

Semoga kita semakin bisa berkata jujur, pada diri sendiri terutama.



Mencintai Perempuan yang Gemar Menulis



Mencintai perempuan yang gemar menulis
Kau akan tahu
Kau harus bersikap lebih manis
Karena kata-kata baginya adalah candu
Serupa rindu yang mampu ia genggam berlama-lamanya waktu.

Mencintai perempuan yang gemar menulis
Kau seharusnya bersyukur
Karena seburuk apapun sikapmu
Akan tetap ia abadikan namamu
Dalam setiap goresan pikirannya
Ya, kau akan abadi.
Baginya kau abadi.

Mencintai perempuan yang gemar menulis
Kau harus (setidaknya) rajin membaca
Karena seringkali, diamnya adalah alat
Untuk ia tuangkan dalam tulisan khidmat
Dari sana kau tahu
Bahwa sesungguhnya ia gemar berkata
Hanya saja, bukan lewat bibir indahnya.

Mencintai perempuan yang gemar menulis
Kau harus berhati-hati
Karena bila kau membuatnya sakit hati
Kau akan terkejut
Betapa tulisannya lebih dari sekedar mengiris nurani
Ia bisa membuatmu sekejap ‘mati’

Mencintai perempuan yang gemar menulis
Kau harus menghargai setiap tetes tintanya
Karena selain buah pikir, itu juga adalah separuh hidupnya


seperti juga kau, yang dicintainya.



Mar 26, 2015

Ikut-Ikutan Nich Yee....



Setelah anda mendengar kata IKUT - IKUTAN apa yang pertama kali anda pikirkan??

Kalau saya pertama kali denger kata IKUT - IKUTAN yaitu gak KREATIF !
saya sebenernya bingung sama orang yang suka ikut ikutan.
Sebel  gak sih kalau ada orang lain yang ikut-ikutan semua gaya hidup kita ? kesannya tuch orang gak kreatif banget ya. Apa yang kita pakai mulai dari atas sampe bawah selalu aja diikutin. Kalau saya pribadi sih ngerasa GEMES ! Gimana gak gemes coba ? Setiap hal baru yang ada pada diri saya selalu aja di ikutin. orang bikin web, ngikut bikin web. Orang punya tulisan berjalan ikut ikutan pengen berjalan juga hehehe..., apalah banget orang kayak gitu, ihhh…sebel. 

Yaa.. bener disini ada orang yang saya tau, yang sifatnya kayak gitu. entah terbawa suasana lingkungan di sekitar atau bagaimana, intinya gak kreatif dech, keliatan bakat bakatnya kayak orang ikut - ikutan. Tapi itulah manusia. Kalau bukan kayak gitu bukan manusia namanya ! iya gak….?

Disini saya cuma mau cerita. hanya share aja, jadi jangan di ambil hati , saya yakin kalian juga pernah ngalami seperti saya.
Jadi, yaaaa… bisa jadi orang itu ngefans sama saya kali ya, atau orang itu pengen jadi kayak saya.
Ya udahlah saya gak jadi sebel , gak jadi gemes,  namanya juga fans, ngefans abis gitu loh kata mas Paijo, hehehee….


Aku Rindu