May 5, 2015

Secangkir Kopi Cinta

Sukar dipercaya abdomenku tidak bereaksi pada secangkir kopi beberapa minggu terakhir ini. Kopi dengan campuran susu dan mocca atau karamel ini lancar jaya memasuki kerongkongan dan melewati lambungku tanpa mengakibatkan mual dan muntah seperti sebelumnya.

Ini pasti bukan karena kamu kan sayang ?.... tidak mungkin jika tatapan matamu itu menghilangkan setiap efek tidak mengenakkan dari secangkir kopi yang kunikmati.

Atau senyum simpul itu,...ahh aku tidak terima jika kopi yang kunikmati semakin terasa nikmat bila bersama kamu. Kamu membuatku jatuh cinta pada setiap aroma kopi, dan menyecap nya perlahan menghadirkan debar halus berjalan dilidahku, yang sukar kupahami entah berlabel apa.

Lupakan kamu dan tatapan sehangat mentari pagi ini,... setidaknya secangkir kopi setia menemaniku mengeja aksara cinta penuh makna seperti malam tadi, pagi ini dan mungkin sampai malam nanti.

Melihat Mas Paijo Dari Balik Jendela

Aku memandanginya di balik jendela rumah ini
setiap hari raut wajahnya tergambar jelas dari pandanganku.
aku bertanya pada hati dan dinding pembatas ku dan dia.
Pernahkah dia tersenyum... ? seperti senyum pengantin yang ku lihat kemarin lusa ?
pernahkah matanya berbinar indah, memantulkan kebahagiaan yang sarat seperti yang ingin kulihat...


Aku mengunjunginya pagi ini dari balik jendela
saat embun baru saja menetes di dedaunan
aku mengunjunginya lagi pagi ini saat mentari masih malu-malu memperlihatkan sinarnya
sementara kicau burung begitu riang di pucuk pepohonan sana
aku mengunjunginya di balik jendela pagi ini, dan seperti biasanya aku membaca raut wajahnya yang penuh makna tentang perasaan, cinta dan sepi...

Dibalik tubuhnya, legam rambutnya, dan senyum bibirya
Aku melihatnya pagi ini,...
masih dengan wajah yang sama, aku masih berharap melihat binar itu di sana.
masih berharap terdengar celoteh riangnya tentang kehidupan...

aku senang, pagi ini matahari menyapanya begitu cerah
dengan berjalan melakukan smuanya
dengan lambaian penuh makna menuju kebahagiaan....

Selamat pagi mas Paijoku sayang.....


May 4, 2015

Tersenyum

Ada orang-orang yang tersenyum.

Bukan karena mereka sedang berbahagia, namun karena mereka sedang mensugesti diri mereka untuk selalu bahagia.

Ada orang-orang yang tersenyum.

Bukan karena mereka begitu tegar, namun karena mereka sedang meyakinkan diri mereka agar tetap tegar.

Ada orang-orang yang tersenyum.

Meskipun permasalahan hidup mereka begitu pelik, namun mereka memilih untuk tetap menebarkan keceriaan di mana pun mereka berada.

Ada orang-orang yang tersenyum.

Bukan karena hidup mereka tanpa masalah, namun karena mereka tahu bahwa masalah tidak akan selesai bila diratapi dan dihadapi dengan wajah yang murung.

Kamu tidak sendiri. Meski akan ada orang-orang yang mengatakan bahwa kamu sok ramah, sok tegar, sok bahagia, dan sok-sok sebagainya.

Peduli apa?

Ini hidupmu. Kamulah yang berhak menentukan taraf kebahagiaanmu itu sendiri.

Jadi, mengapa kamu tidak tersenyum?

Istirahat

Kau tak bisa membiarkan tubuhmu bekerja seperti putaran prosesor server yang terus berputar berbulan-bulan tanpa istirahat

Kau perlu sejenak membiarkan matamu menikmati indahnya gelap yang tak perlu dilihat,
kau juga perlu membiarkan tubuhmu terdiam yang tak perlu kau rasa


Sekalipun kau mencintai pekerjaanmu dengan sangat, kau tetap perlu istirahat
tak adil jika terus memaksakan tubuhmu untuk memenuhi hasratmu akan kecintaan dengan pekerjaan
kau butuh istirahat, meski hanya sejenak
setelah itu, kau boleh melanjutkan kerjaanmu


Kasihan bantalmu sudah menunggu dipeluk sejak kemarin malam
kau tak mau kan jika ia merajuk dan mencari tuan lain

Lekaslah istirahat … :)

May 3, 2015

Dua Mata, Dua Tangan

Ada kalanya kita seperti dua mata
Tak pernah berjumpa
Tapi selalu sejiwa


Kita menatap ke arah yang sama
Walau tak berjumpa
Mengagumi pemandangan indah
Dan berucap : Subhanallah


Kita bergerak bersama
Walau tak berjumpa
Mencari pandangan yang dihalalkan
Menghindar dari yang diharamkan
Dan berucap : Astaghfirullah


Kita menangis bersama
Walau tak berjumpa
Dalam kecewa, sedih, ataupun gembira
Duka dan bahagia
Dan tetap berucap : Alhamdulillah


Kita terpejam bersama
Walau tak berjumpa
Memberi damai dan rehat
Sambil berucap Laa haula wa laa quwwata illa billaah…


Tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan
Berjumpa dalam sedekap shalat
Berjamaah menghadap Allah


Tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan
Berjumpa dalam membersihkan
Segala kotor dan noda dari badan..


Rasa Iri Mencuri Kebahagiaan

Pernahkah kita merasa tidak suka dengan kebahagiaan, kesenangan dan kesuksesan orang lain ?? rasanya manusiawi ketika kita merasa takjub atau merasa kagum lalu akhirnya, timbul perasaan ingin seperti orang lain yang terlihat happy atau terlihat sukses. 

Jika perasaan seperti itu berkembang menjadi motivasi bagi diri untuk mengejar kesuksesan atau kesenangan dengan cara yang positif, menjadikan perasaan iri tadi motivasi yang membangun, maka rasa iri menjadi tidak masalah.

Tapi ketika perasaan iri berkembang menjadi dengki, membenci dan akhirnya menimbulkan perasaa anti pati. Secara personal memusuhi dan bersikap tidak sepatutnya. Maka berhati-hatilah karena rasa iri sudah berhasil mencuri kebahagiaan diri kita. Bukan hanya mencuri kebahagiaan, iri juga mengikis kebajikan dan membekukan hati.


Sebagai manusia biasa, sifat dan sikap-sikap salah adalah sejatinya. Karena sebagai mahluk fana, manusia memang tempatnya khilaf dan salah. Kita hidup pada peta yang berbeda satu sama lain, kadang kita memandang kehidupan orang lain begitu sempurna. Bisa jadi orang lain justru melihat kehidupan kitalah yang mereka inginkan. 


Yang saya coba pahami adalah, bahwa setiap orang memiliki jalan dan cara hidup masing-masing. Bagaimana kita mengelola garis hidup kita dengan sikap terbaik yang kita bisa. Mengelola perasaan yang hadir entah iri, benci, suka, bahagia, sedih dan lain-lain dengan tetap berfikir bahwa semua ini adalah cara Tuhan mendidik kita untuk terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik.

Rindu Pagi

Selamat pagi..terimakasih buat hari yang Kau beri 
Wajah wajah berseri yang aku sayangi
Aku ingin menjadi dini harimu yang dingin. 
Udara muda dengan oksigen baik tak terhingga
Yang kau hirup dan kau rindukan berulang-ulang kala malam dan siang
 
Selamat pagi minggu...
Disini aku masih menunggu rindumu 

Mentari menyibak pagi dari celah-celah kecil
Berkas-berkas sinar hangat membentuk polanya
Ribuan debu pagi menyerbu ruang ini
Kubuka jendela, membiarkan cahaya memenuhi
Seketika udara pagi merebak, membawa sejuk
Beserta harum fajar yang masih tersisa
Begitu menyegarkan

Aku rindu suasana ini
Yang dahulu selalu menyambutku
Mengajarkanku banyak hal
Sekarang, serasa aku menikmati semuanya

Sersa damai kunikmati pagi ini
Aku terkurung dalam keindahan semalam
Saat semua terlelap
Bermain bersama mimpi-mimpi mereka
Dan aku masih terjaga
Berusaha pejamkan mata
Tapi tak berdaya
Aku rindu suasana pagi


Selamat pagi..terimakasih buat hari yang Kau beri 
Disini aku selalu menunggu rindumu 

Hanya pagi ini. Karena mencintaimu aku masih belum benar-benar berhenti hingga hari ini.
Selamat pagi Mas Paijoku Sayang...

 

Aku Rindu