Dec 17, 2013

Kenapa Ada Orang Suka Iri, Mencela dan Ngomongin Anda ?



Sebagian manusia tidak mampu mengelakkan dirinya dari sifat iri dan dengki. Dengki kepada rekan yang mempunyai kelebihan dibandingkan dirinya. Rasa dengki dan iri baru tumbuh manakala orang lain menerima nikmat.

Biasanya jika seseorang mendapatkan nikmat, maka akan ada dua sikap pada manusia. Pertama, ia benci terhadap nikmat yang diterima kawannya dan senang bila nikmat itu hilang daripadanya. Sikap inilah yang disebut hasud, mencela, dengki dan iri hati. Kedua, ia tidak menginginkan nikmat itu hilang dari kawannya, tapi ia berusaha keras bagaimana mendapatkan nikmat semacam itu. Sikap kedua ini dinamakan ghibthah (keinginan). Yang pertama itulah yang dilarang sedang yang kedua diperbolehkan.

Rasa dengki biasanya banyak terjadi di antara orang-orang terdekat; antar keluarga, antarteman sejawat, antar tetangga dan orang-orang yang berdekatan, bahkan dengan teman baik yang sangat akrab dengan kita, Maka rasa dengki itu timbul karena saling berebut pada satu tujuan. Dan itu tak akan terjadi pada orang-orang yang saling berjauhan, karena pada keduanya tidak ada ikatan sama sekali.
Tentu  Anda akan merasa tidak enak kalau ada orang yang suka iri, mencela dan ngomongin  Anda alias rempong dengan anda. Masih lumayan kalau Anda bisa bersabar. Kalau tidak sabar mungkin bisa menimbulkan pertengkaran atau bahkan perkelahian. Sebenarnya kenapa sih mereka itu ? Apa motivasinya? Apa untungnya dia mencela orang lain? Ada apa gerangan dia? 

Orang yang suka mencela ada di mana-mana. Di kantor, Twitter, Facebook dan di mana saja. Bisa juga di tetangga, di jalan, di angkot dan di mana saja.

Sekarang  yang jadi pertanyaan di saya adalah, kenapa kok ada orang suka mencela saya, ngomongi saya, berniat jahat sama saya, dan resek sama saya.
Setelah saya membaca di sebuah artikel  Psikologi Imadha, Kenapa kok ada orang resek,suka  mencela, ngomongin saya dan berniat jahat sama saya.

Antara lain
1.Sirik tanda tidak mampu
2.Memiliki gen jahat sejak lahir yang bersifat dominan
3.Sedang stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan
4.Memiliki keinginan yang tidak pernah kesampaian
5.Ingin memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan
6.Suka membanggakan milik orang lain
7.Senang melihat orang lain sakit hati
8.Merasa bisa dan lebih bisa membuat yang lebih baik
9.Suka membanggakan miliknya
10.Ingin merasa lebih superior dari orang lain padahal minder (rendah diri) atau teori kompensasi.

1.Sirik tanda tidak mampu
Sudah menjadi rahasia umum, orang yang sirik (iri dan dengki) gemar sekali mencela. Dengan segala cara selalu berusaha mencari kejelekan-kejelekan milik orang lain padahal yang dikatakan hanya bersifat subjektif saja. Sebab, sesungguhnya objek yang dicelanya dalam keadaan yang baik.

2.Memiliki gen jahat sejak lahir yang bersifat dominan
Menurut hasil penelitian, ternyata semua orang punya gen jahat sejak lahirnya. Namun, ada yang tidak dominan, setengah dominan dan dominan. Orang yang suka mencela mempunyai gen yang dominan dalam arti pikirannya tidak mampu mengendalikan reaksi gen yang buruk itu.

 3.Sedang stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan
Ada orang-orang tertentu yang mengalami stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan yang dia sendiri tidak pernah tahu apa sebabnya dan bagaimana solusinya. Bahkan perasaan itu cenderung mempengaruhi kehidupannya relatif secara dominan.

 4.Memiliki keinginan yang tidak pernah kesampaian
Ada juga tipe-tipe orang yang punya banyak keinginan atau selalu iri jika ada orang lain mempunyai sesuatu yang dia sendiri tidak mampu memilikinya atau melakukannya. Bisa karena faktor ekonomi yang lemah tetapi bisa juga karena dia tidak mempu melakukannya untuk memilikinya sendiri atas usahanya sendiri.

5.Ingin memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan
Orang tipe ini selalu berpikir, kalau orang lain bisa, orang lain punya, maka saya harus bisa dan harus punya. Bahkan harus bisa dibanggakan. Dan jika keinginannya tercapai dan memiliki barang atau benda yang menurut dia bisa dibanggakan, maka diapun mencela barang serupa milik orang lain. Selalu mengatakan barangnya lebih baik dan barangnya orang lebih buruk.

6.Suka membanggakan milik orang lain
Tipe lain yaitu, suka membanggakan milik orang lain yang kadang-kadang tidak sejenis. Miisalnya Si A punya kanopi/atap motor, maka dia yang tidak punya apa-apa membanggakan tetangganya yang pendidikannya rendah, tapi mampu menciptakan alat perontok padi. Dan dia merendahkan hasil inovasi yang dibuat Si A yang samasekali tidak ada hubungannya dengan mesin perontok padi. Sementara dia sendiri tidak punya karya apa-apa.

7.Senang melihat orang lain sakit hati
Penyebab lain yaitu pribadi impulsif. Seringkali tanpa ada sebab, dia mencela orang lain atau apa saja yang dimiliki orang lain. Pokoknya kegemarannya memang mencela. Dia merasa memperoleh kepuasan psikologis jika ada orang lain tersinggung atau marah-marah. Sebuah kepuasan psikologis semu dan tidak normal.

8.Merasa bisa dan lebih bisa membuat yang lebih baik
Biasanya bersifat insidensial. Misalnya dia melihat orang memodifikasi motor dari dua roda menjadi tiga roda. Maka tanpa ditanya dia mengatakan dia bisa juga bisa memodifikasi motor. bahkan lebih baik dan sempurna. Kemudian segala teori modifikasi versi dia diceritakan panjang lebar. Padahal kemudian, sampai kapanpun dia tidak pernah membuat motor tiga roda. Dia mencela orang lain dengan gayanya dan caranya seperti itu. Tujuannya supaya dia dianggap serba tahu, lebih tahu dan ingin dianggap hebat.

 9.Suka membanggakan miliknya
Kebetulan dia mampu memiliki barang yang cukup ngetop. Kemana-mana dia selalu membawa barang itu dan jika ada orang lain punya tetapi mereknya lain, maka diapun mencela barang milik orang lain itu. Dengan kalimat yang panjang lebar dia membanggakan barangnya sendiri dan menganggap barang milik orang lain kualitasnya lebih rendah.

10.Ingin merasa lebih superior dari orang lain padahal minder (rendah diri) atau teori kompensasi.
Ada juga Si Pencela tipe ini. Misalnya, kalau dia membaca status Facebook orang lain, selalu atau terlalu sering menyalahkan status atau artikel yang dibuat Facebooker lain. Padahal, dia tidak punya karya apa-apa, apalagi karya yang lebih baik. Komennya bernada mencela, mengolok-olok,merendahkan kemampuan pembuat status, bernada menyalahkan, menyerang atau mencela pembuat status dan kata-kata yang tidak enak dibaca atau menyinggung perasaan. Kalau yang ini termasuk kategori pengidap psikopat.

Nah, jika suatu saat Anda atau karya Anda dicela orang lain, maka Anda sudah tahu jawabannya kenapa dia suka mencela, iri, dan ngomongi kita. Sebaiknya jauhkan orang yang demikian. Jika dia seorang Facebooker, lebih baik diremove atau diblokir saja. Sebab, orang demikian sangat sulit disembuhkan.

Kalau menurut saya, orang yang mencela dan ngomongin saya sekarang, memang sudah termasuk kategori pengidap psikopat, karena berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan sejak 1973 terhadap komentar-komentar surat pembaca penulis yang dimuat di berbagai surat kabar dan komentar-komentar artikel-artikel penulis, blog/website dan Facebook, maka bisa ditarik kesimpulan selalu ada dan cukup banyak komentar-komentar yang bernada negatif, baik secara eksplisit maupun implisit. Tentu, komentar merupakan manifestasi daripada pikiran,emosi dan kondisi jiwa komentator. Bahkan mencerminkan tingkat kecerdasan maupun kepribadian seseorang.

Psikopat sebagai kelainan kepribadian memang sulit disembuhkan. Sebab menyangkut emosi kejiwaan maupun kualitas rasio dan format berlogika yang mempengaruhi cara pandang. Karena emosi kejiwaan dan kualitas rasio dan format berlogikanya kurang baik, maka menyebabkan matinya hati nurani. Tidak lagi mampu melihat kenyataan, tidak lagi bisa menerima pendapat orang lain dan akan memperoleh kepuasan psikologis dengan cara menyakiti perasaan orang lain. Untuk menyembuhkan butuh diagnosa yang mendalam, perlu observasi psikologis maupun medis lebih jauh. Butuh waktu relatif lama.

Di kutip dari berbagai sumber, Semoga bermanfaat.

By Indrajied’

Dec 10, 2013

6 Manfaat Menangis untuk Kesehatan

Kelamaan menangis memang bisa membuat mata merah dan bengkak. Namun dibalik itu, menangis atau mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat mujarab yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?
Dikutip dari Beliefnet, ini dia enam manfaat air mata yang bisa Anda dapatkan setelah menangis atau mengeluarkan air mata.
1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat air mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

Jika suatu hari nanti



Jika suatu hari nanti, kalian semua akan jatuh cinta tanpa dibuat-buat.
Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.

Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan.
Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati.
Yang membuat kalian menjadi diri kalian sendiri.
Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura.
Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.


Kalian akan jatuh cinta dan berani mempertanggungjawabkannya.
Bukan dengan pujian palsu atau rasa kagum sesaat.
Tapi dengan tatap mata dan rasa saling percaya.

Jika suatu waktu nanti akan datang seseorang yang datang dan membuat kalian jatuh cinta tanpa alasan,
Yang akan kalian jadikan prioritas,
Bukan sekedar kalian banggakan di media sosial tapi kalian bohongi di kehidupan nyata.

Jika suatu hari nanti, kalian akan bertemu seseorang yang akan mendengarkan cerita kalian di sisa hidupnya.
Yang akan membuat kalian paham benar apa itu arti kata sayang.
Yang membuat kalian tidak sabar untuk menghabiskan hari tua bersama, berdua, tanpa ragu, tanpa sempat terpikir untuk berpindah ke lain hati.

Teruntuk mas paijoku.

Perempuan itu unik.

Sekali waktu bisa sangat kuat, di waktu yang lain bisa sangat lemah. Kekuatan dan kelemahan perempuan terletak di perasaan. Perasaan yang labil, begitu mudah berganti bahkan tanpa sebab yang pasti.
Saya lalu melihat mereka.
Perempuan-perempuan yang tangguh itu, mereka yang bisa diandalkan itu, yang berada di balik layar suksesnya suami, anak, dan keluarga itu, adalah perempuan-perempuan yang menang atas perasaan. Mereka mampu mengendalikan rasa tak nyaman yang sungguh begitu mudah mendera, menerima segala takdir dan peristiwa dengan hati yang lapaaang, dan mereka yang religius akan secara sempurna mengembalikan semua urusan pada Tuhan.
Lalu di akhir ini, terselip doa:
"Jadikan aku bagian dari mereka ya Rabb," :’)

Pertemanan



Aku adalah orang yang memiliki pandangan bahwa tidak ada pertemanan yang murni antara laki-laki dan perempuan. Seperti apa yang disampai-sampaikan oleh orang (sok) bijak, atau nasihat-nasihat generasi masa lalu.

Aku tidak percaya bahwa pertemanan laki-laki dan perempuan itu murni, seperti kepercayaan tentang tidak mungkin mereka akan saling menyukai satu sama lain, atau seperti kisah fiktif-sinetron-menyesatkan. Mengapa dua orang yang berteman harus menolak perasaan suka itu dengan alasan “kami kan teman”.

Aku pernah berteman with feelings involved and without feelings involved. Kalau feelingnya sama di kedua belah pihak, tidak akan ada masalah, maksudnya,  sama-sama tidak ada feeling, atau sama-sama punya feeling  (feeling so good). Nah, kalau feelingnya hanya di salah satu pihak alias bertepuk sebelah tangan, itu yang tidak enak.  I’ve been through almost every type of kind.  aku pernah berteman tanpa niat atau perasaan yang lebih sebagai teman,  tapi di pihak laki-lakinya tidak begitu, dia menyukai aku lebih dari sekedar teman. 

Karena aku sudah mengalami dan sudah terjadi padaku, aku selalu mengingatkan temanku agar berhati-hati, pertemanan laki-laki dan perempuan adalah pertemanan perasaan. Pada akhirnya perasaan bisa saling membenci atau menyukai meski logika otak terus menerus mengatakan tidak mungkin terjadi.
Aku menyadari bahwa ada kemungkinan aku dan temanku (yang laki-laki) pada akhirnya dia  menyukainya ditengah perjalanan, atau pada akhirnya kami berdua menikah, atau pada akhirnya kami berdua bisa saja berpisah.

Kemungkinan yang seringkali disangkal oleh kebanyakan dari kita dengan alasan teman, pahamilah bahwa pertemanan tidak mengikat apapun selain kehidupan-urusan. Teman yang baik tentu saja teman yang bisa menjaga perasaan, sekalipun kamu mendadak jatuh-cinta kepada temanmu, kamu tidak sebaiknya buru-buru mengatakan. Jadikanlah perasaan itu sebagai alasan untuk menjaga pertemanan itu tetap baik.

Banyak orang yang menyudahi silaturahmi setelah kegagalan dalam urusan perasaan, ditolak. Banyak pertemanan yang hilang ditengah jalan karena ketidakbisaan menjaga kesabaran.

By Indrajied’

Dec 8, 2013

Berapa Banyak Kesabaran yang Kita Punya



Seperti pertanyaan di atas yang saya ajukan. Pernahkah kita bertanya hal tersebut pada diri kita sendiri? Sering sekali kita mendengar kalimat, “Sabar aja deh” ketika seseorang mendengar keluh kesah kita atau ketika kita sedang mengalami masa-masa sulit dalam perjalanan hidup ini.
Sabar mungkin kata yang paling sering kita dengar disarankan orang lain terhadap kita, tetapi begitu sulit untuk dilakukan. Sudah begitu banyak cerita mengenai itu. tetapi bagaimana kalau kita sudah mengaku sabar dan memang kita telah bersikap sabar dalam menghadapi setiap tantangan, cobaan dan lain sebagainya, tetapi hasil yang berbeda selalu kita dapatkan?
Rencana-rencana yang sudah disusun begitu baik dan sempurna, mendadak berubah total dan tidak ada satu pun yang berjalan dengan baik. Impian-impian jangka pendek kita yang kemudian berhenti di tengah jalan juga kerap terjadi. Bagaimana kita bersikap ketika satu per satu hal itu muncul untuk menguji kesabaran kita? Jatuh dan mendapatkan diri mengulang setiap kejadian memang tidak menyenangkan, mungkin saja kita juga kerap bertanya pada diri sendiri, apakah kita kurang sabar ketika semua hal itu terjadi? Benarkah hanya kesabaran yang diuji dalam hal ini?
Sering kali kita tidak pernah bisa menebak bagaimana akhir dari setiap rencana yang sudah dirancang oleh Sang Arsitek Agung di atas sana. Kita hanya bisa merencanakan setiap hal yang kita inginkan dengan baik dan bekerja keras demi terwujudnya semua hal itu. Bisa jadi bukan hanya kesabaran yang menjadi ujiannya, bagaimana dengan ketekunan kita? Apakah kita akan menyerah ketika satu per satu hal yang kita rencanakan tidak terlaksana?
Saya pikir kesabaran ada hubungannya dengan integritas. Sabar bagi saya tidak hanya menunggu dengan tanpa usaha sama sekali ketika sesuatu berjalan tidak sesuai yang diharapkan. Kesabaran bisa juga berarti menerima dan ikhlas dalam menerima kehendak Tuhan. Setelah itu bersabarlah dalam berusaha kembali. Saya pikir seperti itulah bagaimana Tuhan ingin makhluknya untuk bertindak.
Bayangkan tentang semua keindahan, kesuksesan dan kemakmuran yang selalu kita idamkan. Bukankah semua hal itu gratis dan kadang bagi keadaan kita sekarang seperti masih jauh dari kemampuan kita? Dan satu hal yang perlu diingat adalah bahwa semua impian dan cita-cita memang mahal. Ada harga yang harus dibayar. Dulu saya sering mendengar orang berkata kepada saya, “tidak ada yang namanya makan siang gratis” dan ungkapan itu memang benar adanya. Kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari begitu banyak orang yang bekerja keras dengan waktu, tenaga, uang dan apa pun yang mereka miliki untuk mengejar impiannya. Dan perlu diperhatikan juga adalah bahwa semua orang yang mengejar impiannya juga mengenal sabar dalam artian yang lebih luas.




"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”.
(Al-Baqarah [2] : 45-46)

"Wahai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(Al-Baqarah [2] : 153)


"Rasululllah jika ditimpa masalah yang sulit juga selalu memohon pertolongan pada Allah dengan mengerjakan shalat , sebagaimana diriwayatkan dari Huzaifah ra , ia berkata: “Apabila Rasulullah saw menemui suatu kesulitan maka beliau selalu mengerjakan shalat”
(Ahmad, Abu Dawud-Durul Mantsur).


Sabar dalam terus berusaha dan sabar menerima segala hasil yang telah ditetapkanNya menjadi sesuatu yang penting. Ketika semuanya berjalan tidak semestinya, tanyakan ini pada dirimu sendiri, berapa banyak kesabaran yang kamu punya?


By Indrajied’

Aku Rindu