Katakan sudah
adakah ucapan selamat pagi yang bisa membuat harimu lebih berarti atau masih
setia dengan secangkir kopi panasmu itu untuk mengawali sendunya pagi ?
Katakan sudah
adakah seseorang yang mendekapmu ketika hujan datang atau mungkin lagi-lagi
selimut dikasurmu itu yang mengambil peran ?
Katakan sudah
bisakah kau menikmati hujan, melangitkan doa di setiap rintik yang datang atau
kau masih suka terlarut dalam bait-bait kerinduan ?
Masih belum juga
? Ah tak mengapa, nikmati saja yang ada, bukankah kau yang memilih untuk
sendiri lalu kenapa kau pula yang terus-menerus mengutuk sepi.
Terbiasalah
dengan sekitar, teruslah bersabar, mulailah mengayunkan langkah lebih ter-arah.
Teruskan perjuangankan untuk dia yang layak diperjuangkan, kenapa kau enggan
berjuang karena takut gagal lagi ? Tengadahkan kepala, paling tidak hidupmu
penuh dengan perjuangan bukan melulu perihal meratapi kehilangan.
