Jun 13, 2016

Istri Sungguhan dan Istri Simpanan



Dalam Wikipedia dicatat bahwa yang disebut Istri (Sanskerta: strī yang artinya adalah "wanita" atau "perempuan") adalah salah seorang yang telah menikah berjenis kelamin wanita. Wanita biasanya menikah dengan seorang pria dalam sebuah upacara pernikahan sebelum diresmikan statusnya sebagai seorang istri dan pasangannya sebagai seorang suami. Di berbagai agama biasanya seorang wanita hanya boleh menikah dengan satu pria, namun dalam budaya tertentu, pernikahan seorang pria dengan banyak wanita diperbolehkan. Hal ini dinamakan poligami, sedangkan pernikahan seorang wanita dengan banyak pria disebut poliandri. Sedangkan wanita atau perempuan simpanan adalah pasangan seks wanita jangka panjang milik seorang lelaki dan mitra yang tidak dinikahi dengan lelaki tersebut.

Hubungan biasanya stabil dan sekurang-kurangnya semi-permanen; namun, pasangan ini tidak hidup bersama secara terang-terangan. Hubungan ini juga biasanya tidak senantiasa rahasia. Terdapat banyak lelaki pada masa lalu yang memiliki wanita simpanan bersama isteri mereka. Tidak diketahui apa sebab-musababnya sehingga bisa timbul istri simpanan. Latar belakangnya kemungkinan dia itu adalah wanita yang pernah dicintai? Wanita yang pernah menolongnya? Wanita yang berhutang-budi padanya? Wanita yang yang dikenal melalui media soasial? Sekretaris? Kostumer? Dan sebainya. Di dalam Undang-undang yang berlaku di Indonesia, istri simpanan dibedakan dengan pelacur. Yang disebut pelacur adalah wanita yang menjual diri sebagai Pekerja Sex Komersial. Jadi hubungannya dengan pria yang berganti-ganti bukan berdasarkan cinta kasih dan berdasarkan pembayaran. Istri simpanan itu bersifat rahasia dan tidak resmi. Istri simpanan tidak memiliki hak untuk mengklaim warisan dari pasangannya.
 
Hemm.., saya jadi ingat pada seorang wanita yang pernah aku kenal keturunan tiongkok, dia punya suami dan anak satu, tapi hidupnya selalu berganti-ganti lelaki, kalau saya bilang selingkuh mah iya, karena masih punya suami yang sah, tapi lelakinya selalu sering ganti-ganti, dan yang diharapkan wanita ini adalah uang juga sek, karena hasil kerja suaminya gak cukup untuk gaya hidup wanita ini, maklum suaminya hanya kerja kuli biasa, jadi ambisinya wanita ini ingin hidup selalu tampil sebagai manusia sok kaya, biar kalau tampil narsis di media sosial orang-orang menilai orang tajir dan hidup enak, dan wanita ini mendapatkan uang dengan cara mudah, yaitu dengan merayu banyak lelaki yang dia kenal, gak peduli lelaki apa yang di dapat, asal laki-lakinya doyan dan mau, gak perlu pakai cinta, yang penting uang dan kenikmatan sek yang di dapat, padahal sudah sering terkena penyakit kelamin wanita ini, tapi diabaikan, karena merasa masih ada obatnya dan dokter, belum pernah kena batunya sih ya, saya yakin nanti pada suatu waktu kalau sudah merasakan penyakitnya, wanita ini pasti merasakan yang maknjleb tuch, dan kalau di simpulkan wanita ini sama dengan pelacur yang masih ecek-ecek gitu dong ya? Kenapa saya bilang ecek-ecek, asal dapat pulsa gratis aja sudah bisa diajak bobo cantik, asal dapat duit seratus ribu aja sudah bisa dibawa ke mana-mana, Ihh amit-amit jabang baby, sudah pelacur, pakai ecek-ecek dan murahan lagi, melacurkan diri demi gaya hidup dan hutang.

Apa sebenarnya perbedaan istri dan istri simpanan?

1. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan resmi, makanya tidak masalah jikalau diperkenalkan kepada umum, istri simpanan itu tidak resmi, makanya namanya harus disimpan atau dirahasiakan, tidak boleh diumumkan.

2. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan memiliki hak, makanya ia merasa aman-aman saja, istri simpanan itu tidak ada hak apa-apa, makanya ia senantiasa berusaha untuk mendapatkan hak itu dengan segala cara.

3. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan berada pada pihak yang menang, istri simpanan itu selalu berada pada pihak yang kalah, makanya ia selalu berjuang dan berjuang terus, ia harus rela dinomerduakan.

4. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan biasanya ia tidak harus lebih cantik dari istri simpanan, istri simpanan itu selalu berusaha tampil cantik, supaya daya tariknya tetap awet bertahan,

5. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan merasa aman diposisinya saat ini, istri simpanan selalu tidak merasa aman itu sebabnya setiap hari ia selalu berjuang agar mempertahankan posisinya supaya tetap aman bila perlu meningkatkan posisinya.
 
6. Istri itu memiliki kedudukan yang sah sah dan kadang terbuai dalam keadaan itu , sehingga perhatian terhadap sang suami diabaikan, istri simpanan senantiasa menaruh perhatian bahkan memperbanyak perhatian terhadap “suami” ini.

7. Istri itu memiliki kedudukan yang sah dan semua orang mengakuinya, sehingga ia tidak pernah merasa ada saingan sampai rahasia istri simpanan terbongkar.Istri simpanan sadar bahwa ia tidak sah sehingga ia selalu mempersiapkan diri dengan berbagai cara untuk bersaing.

8. Istri itu memiliki kedudukan yang sah walau penampilan sehari-harinya biasa saja tidak masalah, istri simpanan itu harus tampil luar biasa dan selalu siap setiap saat, itu sebabnya istri simpanan perlu banyak biaya untuk merawat dirinya.

9. Istri itu memiliki kedudukan yang sah, karena kesibukan mengurus rumah tangga ia tidak memiliki waktu untuk merawat diri. itu sebabnya penampilannya dengan baju daster mengantar suami kerja, menemani makan dan menyembutnya dengan keringatan sambil menyuap anak; sedangkan istri simpanan memiliki waktu merawat diri, ke salon dan minyak wangi merupakan makanan sehari-harinya.
 
Mengapa orang mau menjadi istri simpanan?

1. Keadaan Ekonomi yang mendesak, membuat seseorang bersedia menjadi istri simpanan, padahal ia sudah tahu pasti mendapat kedudukan nomer dua. Umur dan penampilan sudah tidak dipertimbangkan lagi, yang penting ada uang, jadi tidaklah heran ada banyak wanita muda menjadi simpanan para lelaki tua.

2. Karena masalah keluarga dan bercerai ditambah memiliki wajah lumayan cantik, sekilas saja sudah mendapat perhatian khusus dari seseorang yang dirasa dapat menopang ekonomi kehidupannya.

3. Karena menikah berdasarkan pilihan dan harus taat pada orang tua, akhirnya diam-diam menjalin hubungan kembali dengan pacarnya walaupun sesunguhnya mereka semua telah menikah. Tiga alasan di atas itu hanya sebagai contoh saja, sebenarnya ada seribu satu alasan yang lain.
 
Bagaimanapun istri simpanan itu merupakan symbol sebutan yang tidak akan lepas dari kehidupannya. Di mana-mana ia digossipkan sebagai istri simpanan, taruhlah ia sudah memutuskan hubungan tersebut, maka orang juga akan menyebutnya “dulu bekas istri simpanan orang” Saya yakin posisi kehidupan sebagai istri yang suaminya memiliki simpanan dan istri simpanan sediri merupakan pergumulan yang sangat berat, semua orang tidak menginginkan keadaan ini terjadi. Bila di dalamnya ada jeritan hati, rasa tertekan, rasa tak berdaya, rasa pasrah, kita tidak tahu. Pada saat belum memiliki anak mungkin masih tidak begitu terasa, tetapi begitu memiliki anak nasibnya begitu tergantung dan tidak bisa lepas, yang menjadi masalah hubungan mereka tidak sah, anaknya juga tidak memiliki surat-surat yang sah.

Dengan tidak bermaksud mengurui, namun dari tulisan ini boleh disimpulkan bahwa, bila seorang wanita sudah terlanjur apa boleh buat, namun apabila memang benar-benar berkeinginan yang kuat masih sempat melepaskan diri, walaupun untuk memulihkannya memerlukan waktu. Tetapi apabila anda sebagai wanita single maka harus pertimbangkan, pikirkan, renungkan, evaluasi berulang-ulang dalam berkenalan dan pergaulan ,sebelum terjerat sebagai yang di simpan juga. Dunia tidak selebar daun kelor, di luar masih ada kesempatan yang lebar dan masih panjang. Dijaman teknologi Medsos berguna untuk anda bisa memilih dan berkenalan dengan lebih selektif siapa saja secara hati-hati dan waspada, sehingga mendapatkan pasangan single terbaik pula.

Pilihan anda tidak harus orang yang kaya, tidak pula harus yang tampan sekali, biasa-biasa saja; asal ia bekerja, bertanggung-jawab, kepribadian menarik, karaktek sopan, beraklak dan yang paling penting ia sayang dan mencintai dan setia pada anda. Yang terakhir inilah merupakan kunci utamanya.

Jun 10, 2016

Malu Pada Iri


Wahai hati mengapa engkau iri bila melihat orang lain berhasil....
engkau juga tak suka bila orang lain bergembira.....

Wahai hati engkau selalu memusuhi orang yang lebih darimu...
engakau juga selalu mencari kesalahan dan aib orang itu untuk menjatuhkan dan memalukannya....

Wahai hati tak bisakah engkau cuek seolah-olah tidak melihat semua itu..... 

Orang lain Punya kekayaan banyak engkau iri......

Orang itu hidupnya senang engkau juga iri.......

Orang lain punya jabatan dan kekuasaan engkau pun juga iri...

Tak maukah engkau iri pada orang yang miskin..........

Tak maukah engkau iri pada mereka yang menderita........

Tak maukah engkau iri pada mereka yang dibawahmu...

Kenapa engkau selalu iri pada mereka yang diatas...

Kalau engkau tak bisa seperti itu wahai hati...
 

Eangkau boleh iri tapi tempatkan ia pada jalan yang benar...
jalan dimana seharusnya ia berada...

Ya...engkau iri supaya lebih baik dari mereka dengan perbuatanmu

Ya perbuatan yang mendekatkan kepada Sang Pencipta Rasa dan Yang Punya 

Rasa....termasuk... IRI

Jun 9, 2016

Wanita Selingkuh Jarang Ketahuan

Tidak hanya dalam penampilan serta gaya hidup saja yang berbeda, ternyata pria serta wanita juga mempunyai gaya selingkuh yang tidak sama. Namun siapakah yang paling pandai menyembunyikan skandal perselingkuhan? pria atau wanita?

Setelah lewat penelitian mendalam akirnya disimpulkan nyaris 100 wanita yang selingkuh tak ketahuan.

Wanita cenderung lebih rapi serta cerdas ketimbang pria dalam meredam kecurigaan suaminya. Melalui style selingkuh wanita yang sangat restrict serta sulit diendus oleh suaminya. Berikut ini penjelasannya.

1. Lebih terorganisir dalam mengarang cerita

Wanita memiliki ketakutan ketahuan selingkuh yang jauh lebih besar ketimbang pria. Karena itu mereka sangat terorganisir dalam mengarang cerita untuk menutupi aksi perselingkuhannya.

Salah satu cara yang kerap dilakukan wanita berselingkuh yaitu selalu mencari alasan agar dapat hang out atau ngumpul dengan sebagian rekannya. Dari mulai arisan, makan bareng, belanja bareng, dan lain-lain.

Wanita yang berselingkuh pada umumnya memiliki “sejuta” alasan agar dapat bertemu serta jalan bareng dengan teman-teman perempuannya. Wanita begitu pandai bersandiwara serta menyusun cerita untuk mendukung alibi-alibinya. 

Saya sering melihat mereka (perempuan) berhenti di depan rumah rekannya, lalu berfoto-foto. Lalu, mereka posting foto tersebut di Facebook sebagai bukti mereka bersama teman-teman. Padahal, mereka cuma bertandang ke rumah rekan sepanjang 10 menit, namun mereka begitu kreatif untuk memanipulasi realitas supaya tampak selalu bersama teman-teman sepanjang saat.

2. Wanita sangat peduli keamanan serta kenyamanan

Tidak seperti pria yang kadang grusa grusu serta tak dapat menahan keinginannya, wanita jauh lebih restrict dalam menjaga privacy-nya waktu tengah berselingkuh.

Alih-alih menyembunyikan nama pasangan selingkuhnya di address book ponselnya atau menghapus sms-sms mesranya, wanita pilih cara yang lebih cerdas yakni beli hp atau bikin alamat email baru.

 " Perempuan cenderung menghabiskan banyak saat dalam merencanakan perselingkuhan," Bahkan, mereka hingga memiliki nomer ponsel baru untuk berkomunikasi dengan “pacar”-nya itu ".

3. Wanita memiliki insting yang lebih tajam dari pria

Daya insting wanita umumnya lebih kuat pada lingkungan sekitarnya. Seolah-olah memiliki indra keenam, para wanita selingkuh begitu jarang ketahuan atau digrebek oleh suaminya.

Mereka tahu kapan mesti maju serta kapan sebaiknya mundur. Jika instingnya mengatakan situasi aman jadi mereka bakal segera menghubungi selingkuhannya untuk bertemu dengan aman tanpa perasaan takut.
Dan karena memiliki insting yang kuat itu juga banyak istri yang dapat mengertahui perselingkuhan suaminya, serta bahkan tidak sedikit yang berhasil menggerebek suaminya tengah selingkuh.

Demikian beberapa alasan mengapa wanita selingkuh jarang ketahuan.

Jun 7, 2016

Iri Ketika Temenmu Sudah Melangkah Jauh



Terkadang media sosial seperti Facebook, twitter, dan lainnya bisa menjadi sarana untuk saling reuni, melepas kangen dan berbagi cerita lewat dunia maya. Jarak dan waktu tidak menjadi kendala lagi untuk sekedar say hello atau berbagi cerita.

Media sosial membuat kita menjadi lebih tahu kabar teman-teman yang sudah lama terpisah, memperluas jaringan bisnis, menambah kenalan atau bahkan kita jadi bisa mengikuti kegiatan sehari-hari gebetan yang sedang kita incar. Namun, melalui media sosial juga akan membuat kita menjadi down, apa pasal?

Ketika kita mengikuti berita teman kita, kita akan menjadi tahu sekarang teman kita menjadi apa dan apa saja yang dilakukannya nun jauh disana. Tak jarang kita akan mendapati kenyataan bahwa teman kita ternyata sudah ‘terbang tinggi’ jauh di atas kita.
 
Beberapa teman ada yang share tentang pekerjaannya di perusahaan besar dengan penghasilan yang tinggi. Sementara yang lainnya sudah menikah dengan kekasih dambaan hatinya dan hidup bahagia, selalu terlihat menikmati hidup banget, jalan-jalan berdua, makan ditempat romantis dan selalu rukun. Melalui media sosial juga kita akan mengetahui teman kita yang berhasil melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi bahkan sampai dapat beasiswa study ke luar negeri. Sebagian yang lainnya bisa travelling ke luar negeri karena tugas kantor. Sungguh sangat menggiurkan.

Hal ini tak jarang membuat kita merasa iri. Ketika teman-teman sudah melangkah begitu jauh mengapa kita masih diam ditempat, tidak ada kemajuan, tidak ada perkembangan dan masih tetap sama dari dulu. Akhirnya kita merasa inferior dengan keadaan diri sendiri yang mungkin masih ada yang bertahan dengan status lajangnya, ada juga yang masih bekerja di perusahaan kecil dengan gaji yang juga pas-pasan dan tidak ada kenaikan gaji sama sekali dari dulu, dan menjadikan pergi ke luar negeri hanya sebagai mimpi di siang bolong. jangankan keluar negeri, ke jakarta dan pulau bali aja belum kesampekan. Kemudian kita akan menangisi nasib diri sendiri.

Kita memang harus iri dengan teman-teman kita yang sudah sukses. Yang sudah berkembang dalam kehidupannya. Namun, bukan berarti rasa iri ini harus menghancurkan diri kita. Bukankah menangisi nasib dan mengeluh sepanjang hari tidak akan mengubah nasib kita. Malah yang ada kita semakin terbebani dan stress.
 
Buatlah rasa iri itu menjadi rasa iri yang membangun. Jadikan keberhasilan teman- teman kita untuk memotivasi kita. Tanamkan pemahaman kalau kita pun bisa mencapai seperti apa yang teman-teman kita capai asalkan kita mau berusaha dan berdoa. Bukannya malah memandang diri kita rendah, menangisi nasib dan kemudian pasrah dengan keadaan. Malah ada teman saya wanita, saking irinya ngebet banget biar bisa seperti yang di irikannya, akirnya mengambil jalan pintas pergi ke dukun, untuk menghancurkan teman sendiri agar di hilangkan kebahagiaanya, karena temanku ini sudah terlewat iri tapi tidak mampu, seperti ungkapan wong jowo, ati karep bondo cupet kalau peribahasa jawa bilang mah gitu, artinya, di ibaratkan kita mempunyai sebuah keinginan yang sangat menggebu-nggebu, akan tetapi kita tidak punya harta untuk menggapainya, mau minta suami atau emaknya, iya kalau suaminya pejabat atau kita punya cetakan uang, la kalo tidak? Kan bukan salah bunda mengandung donk. Ya terima nasib saja, Lah suami sebagai kuli biasa aja, gaji juga standrad, koq istrinya sok gaya neko-neko ala emak-emak tajir gedongan, mbok ya di syukuri, mosok gali lubang terus gak bisa nutup-nutup, kasian suaminya kerja rekoso mobat-mabit cari duit, tapi istrinya gak tau diri berlagak artis melejit.

Bersyukurlah atas setiap keajaiban yang Tuhan berikan kepada kita. Yang masih lajang, Bersyukurlah bahwa kita masih diberi waktu lebih untuk memanjakan diri dan berkumpul bersama dengan teman dan keluarga. dan yang sudah punya keluarga, suami dan anak, yo jangan selingkuh, sudah punya suami yang baik, kerja demi sang istri, mosok istrinya matanya masih ijo jelalatan lihat suami orang sedikit bening langsung di goda, di rayu, di embat, malah pakai ilmu pelet biar langsung klepek-klepek, seolah-olah melihat wanita ini cuantik jelita kayak bidadari turun dari hongkong, padahal mukanya wajah pas-pas, bukanya saya menghina loh ya, wong saya sendiri juga gak cantik, tapi maaf kelakuannya itu loh melebihi iblis, dan tanpa basa basi langsung dech di ajak bobo-bobo cantik, dasar wong wedok pecundang, gak duwe isin, rai gedeg, kelakuane iblis di tiru, gak punya otak.

Seharusnya manfaatkanlah waktu yang berkualitas bersama keluarga, suami dan anak, dan yang belum menikah seharusnya memanfaatkannya dengan teman-teman terdekat dan keluarga sebelum kita akhirnya ditemukan dengan jodoh kita. Yang masih bekerja di perusahaan kecil dengan penghasilan pas-pasan, bersyukurlah bahwa masih banyak pengangguran di luar sana yang berjuang susah payah mencari pekerjaan, mengingat lapangan pekerjaan sekarang semakin menyempit. Bersyukurlah bahwa kita masih bisa makan tiga kali sehari sementara tetangga kita makan sekali saja sudah merupakan keajaiban.
 
Terkadang kita perlu memandang ke atas tapi jangan lupa sesekali kita juga perlu memandang ke bawah. Jangan terlalu lama memandang ke atas karena akan membuat kita lupa bersyukur dan menjadikan kita menjadi pribadi yang inferior. Tetapi jangan terlalu lama juga memandang ke bawah karena akan membuat kita merasa sombong dan memandang rendah orang lain. Selalu bersyukrlah untuk setiap keadaan kita dan berusahalah untuk melakukan yang terbaik dan menjadi pribadi yang optimis dalam menjalani hidup.
 
Kalau bagi saya, nikmati prosesnya dan buat jalan kesuksesanmu sendiri, karena belum tentu apa yang kita lihat sama dengan apa yang terjadi sesungguhnya. Selalu bersyukur, positif thingking salah satu sikap yang senantiasa dapat membawa kita kepada semangat hidup yg lebih bermakna, dan yang utama adalah, karena kebahagiaan kita yang tentukan bukan apa orang lain katakan. Jadi selalu semangat ya guys...

Aku Rindu